Southampton Siap Hentikan Laju Liverpool

Minggu ini, Liga Primer Inggris kembali bergulir, setelah jeda internasional. Terlihat sejumlah pemain dari berbagai klub telah kembali ke clubnya masing-masing, tak terkecuali pemain Liverpool.

Ujian berat telah menghadap Liverpool pekan ini, klub yang memiliki sejarah panjang dan pernah menjadi juara Liga Champions ini  bertandang ke St. Mary’s yang merupakan markas klub Southampton, pada tanggal 19 November 2016 mendatang.

st marys

Secara perlahan, Liverpool memperbaiki penampilannya, sejak mengalami kekalahan di pekan kedua Liga Inggris saat berkunjung ke markas Burnley yang notabenenye merupakan tim promosi dengan skor yang cukup telak, yakni 2-0, hingga kini Liverpool tak pernah lagi mengalami kekalahan.

Bahkan, The Reds berhasil menaklukkan sejumlah raksasa. Diantaranya yakni, berhasil meraih poin penuh di kandang Stamford Bridge. Bahkan, juara bertahan Liga Inggris, Leicester City dibantai dengan skor yang telak, yakni 4-1. Manchester United pun yang merupakan rival abadi, dapat ditahan imbang di Anfield Stadium.

Sebelum jeda internasional, tepatnya pada pekan ke 11 Liga Inggris, Liverpool bahkan menggulung habis klub kecil, yakni Watford. Tak nanggung-nanggung, Jordan Henderson CS berhasil menyarangkan setengah lusin gol ke gawang yang dikawal oleh Gomes hingga menit ke 33′, dan digantikan oleh Pantilimon hingga menit berakhir.

Prediksi Southampton Vs Liverpool

Dengan catatan sembilan pertandingan tak terkalahkan, tentunya The Reds memiliki modal yang sangat baik, dan rasa percaya diri yang tinggi saat nanti berkunjung ke markas Southampton. Terlebih lagi saat ini Liverpool berhasil memucaki klasemen Liga Inggris. Dengan memetik tiga point di St. Mary’s nantinya, akan semakin memperkokoh tempatnya diatas team-team lainnya dalam tabel klasemen liga Inggris.

southampton vs liverpool

Philippe Coutinho menjadi kunci penting dalam keberhasilan Liverpool meraih point penuh dalam sejumlah pertandingan sebelumnya. Sang striker andalan, Daniel Sturridge juga telah kembali menunjukkan ketajamannya, baik saat tampil bersama klub, maupun bersama Tim Senior Inggris.

Akan tetapi, kabar buruk menimpa Liverpool. Salah satu pemain andalannya, Adam Lallana mengalami cedera saat membela Inggris pada pertandingan persahabatan melawan Spanyol dini hari tadi. Sang gelandang harus diangkat keluar lapangan, setelah dirinya berbenturan dengan Thiago Alcantara pada menit ke-27, dan digantikan oleh Theo Walcott. Padahal, Lallana sempat membawa Inggris unggul 1-0 melalui tendangan penalti.

Sementara dari kubu Southampton, menunjukkan ketidak konsistenan mereka dalam bermain. Tercatat, lima pertandingan terakhir, The Saints hanya mampu mengumpulkan lima point saja dari seharusnya dapat meraih point maksimal sebesar 15 point. Sehingga, hingga pekan ke 11, The Saints hanya bertengger di urutan kesepuluh dalam tabel klasemen Liga Primer Inggris. Namun, bermain di kandang sendiri, tentunya akan menambah kekuatan bagi Southampton untuk memaksa Liverpool pulang tak membawa poin.

Berdasarkan catatan pertemuan kedua klub tersebut, dari 5 pertandingan terakhir di berbagai kompetisi, The Saints hanya mampu memenangkan satu pertandingan saja, sisanya The Reds berhasil menyapu bersih, baik kandang maupun tandang. Namun terdapat catatan spesial, bahwa pada pertemuan terakhir kedua klub tersebut, Southampton berhasil memetik poin penuh di kandang sendiri.

Jordan Henderson: Seluruh Pemain Percaya Sang Pelatih

Setelah berhasil mengantarkan klub yang bermarkas di Anfield Stadium ke dua partai final pada musim sebelumnya. Liverpool kini memucaki klasemen Liga Inggris dengan keunggulan satu poin dari Chelsea yang kini dilatih oleh Antione Conte.

jordan henderson

Pencapaian tersebut tak terlepas dari strategi jenius pelatih asal Jerman, Jurgen Klopp. Menurut kapten team, Henderson, bahwa seluruh pemain percaya dengan sang pelatih. Kini Liverpool memiliki staf dan manajer terbaik di dunia. Pada saat pertama kali sang manajer datang, para pemain langsung memiliki kepercayaan diri untuk meningkatkan kemampuannya dalam membangun team yang bermarkas di Anfield Stadium.

Klopp Inginkan Kemenangan Lawan United Jadi Kado Anniversary

Setahun Klopp di Anfield

Tanggal 8 Oktober tepat setahun lalu merupakan hari dimana Jurgen Klopp memutuskan untuk mengambil peran sebagai manajer baru Liverpool.  Dan Sabtu kemarin menandakan genap satu tahun masa kepelatihan Klopp di Liverpool.

Menandatangani kontrak berdurasi tiga musim bersama The Reds, Klopp ditunjuk untuk mengisi posisi pelatih di Anfield yang ditinggalkan Brendan Rodgers, yang diputus kontraknya oleh klub seiring dengan serangkaian hasil buruk Liverpool musim lalu.

Mengemban tugas untuk menangani klub yang memiliki sejarah  luar biasa seperti Liverpool tentu bukanlah hal yang mudah bagi mantan arsitek Borussia Dortmund tersebut. Mengingat eksistensi The Reds di Liga Primer yang semakin jarang finish di zona Liga Champions.

klopp-inginkan-kemenangan-lawan-united-jadi-kado-anniversary-2

Ini terbukti saat debut Klopp bersama Liverpool yang bisa dibilang kurang mulus. Hasil imbang tanpa gol ketika menghadapi Tottenham Hotspur pada 17 Oktober 2015 menjadi laga perdana Klopp bersama The Reds.

Namun di kompetisi lain, pencapaian Klopp pada musim perdananya bersama Liverpool terbilang cukup fantastis. Sukses membawa klub melaju ke Final Piala Liga Inggris dan Liga Europa pada musim pertama merupakan prestasi yang cukup luar biasa bagi seorang pelatih. Meski kemudian gagal memenangkan trofi dari kedua final tersebut.

Liverpool bersama Klopp berhasil mengawali musim 2016-2017 dengan cukup cemerlang usai dengan kemenangan 4-3 dalam laga kontra Arsenal. Akan tetapi, kemenangan di awal bukanlah jaminan skuad asuhan Klopp menjalani musim ini dengan mulus. Terbukti dengan kekalahan 0-2 atas Burnley serta hasil seri 1-1 kontra Tottenham Hotspur.

Tidak larut dengan hasil suram di tiga laga awal, Jurgen Klopp memutuskan segera bangkit.  Alhasil empat kemenangan berturut-turut atas Leicester City, Chelsea, Hull City dan Swansea City berhasil diraih Klopp bersama The Reds. Pencapaian tersebut tentu saja sukses mengangkat Liverpool naik ke posisi 4 klasemen sementara Liga Primer dengan total 16 poin.

Kemenangan Akan Jadi Kado Terindah Bagi Klopp

klopp-inginkan-kemenangan-lawan-united-jadi-kado-anniversary-1

Senin yang akan datang Liverpool akan melakoni Big Match menghadapi rival abadi The Reds, Manchester United. Laga yang krusial dan juga bertepatan dengan peringatan satu tahun Jurgen Klopp berada di Anfield ini diprediksi akan berlangsung panas selayaknya Big Match pada umumnya.

Di awal tahun 2016 ini tepatnya pada bulan Januari kemarin, The Reds sukses mengandaskan perjalanan United di babak 16 besar Liga Europa yang berakhir imbang 1-1 di Old Trafford setelah kemenangan 2-0 Liverpool di Anfield.

Hasil tersebut merupakan pembalasan Coutinho dkk usai menyerah dalam laga kontra United di Liga Primer lewat gol tunggal yang dicetak Wayne Rooney.

“Menjamu Manchester United akhir pekan nanti benar-benar laga yang sangat saya nantikan. Musim lalu, kami berhasil mengalahkan mereka di Liga Europa dalam pertandingan yang cukup intens dan juga kompetitif.

“Tim bermain sangat baik saat leg pertama yang digelar di Anfield, dukungan dari para suporter sungguh menghadirkan atmosfer luar biasa yang membuat semangat para pemain menjadi terbakar,” ungkap Klopp